
Sleman – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan Fasilitasi Kemitraan dengan Mitra Pembangunan dalam Penjaminan Mutu Pendidikan pada Rabu–Kamis, 22–23 April 2026, di Ruang Rapat 3 BPMP DIY. Kegiatan ini diikuti 30 peserta dari unsur Dinas Dikpora provinsi/kabupaten/kota, MKKS SMA/SD/SMP, IGTKI PGRI, Himpaudi, serta BPMP DIY.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Tim Kerja SMA, Susi Anto, S.T., M.Pd. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun komitmen bersama antara BPMP dan mitra pembangunan dalam mendukung penjaminan mutu pendidikan.
Selain itu, peserta juga diajak mengidentifikasi berbagai tantangan dalam implementasi kebijakan mutu di satuan pendidikan. Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar penyusunan rencana tindak lanjut berupa instrumen kemitraan yang aplikatif.
Dalam laporan tersebut juga ditegaskan pentingnya membangun budaya mutu di satuan pendidikan. Kolaborasi berkelanjutan antar pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memastikan peningkatan mutu berjalan secara konsisten.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala BPMP DIY, Mohammad Adi Hartono, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah strategis memperkuat sinergi pendidikan.
Ia menegaskan bahwa kemitraan strategis mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan. Dampak tersebut meliputi penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, percepatan inovasi pembelajaran, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya pendidikan.
Selain itu, kemitraan juga dinilai mampu mendorong sinergi kebijakan dengan implementasi hasil Rapor Pendidikan. Upaya ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pemerataan mutu pendidikan antar wilayah.
Mohammad Adi Hartono juga menekankan pentingnya program “Hasil Cepat Terbaik” dari Kemendikdasmen sebagai penggerak perubahan. Ia mengajak seluruh peserta untuk menginternalisasi motto BPMP DIY “KUAT” (Kolaboratif, Unggul, Adaptif, Transformatif) dalam setiap langkah peningkatan mutu pendidikan.
Melalui kegiatan ini, BPMP DIY berharap terbangun ekosistem pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan. Sinergi yang kuat diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi Kebijakan Pengelolaan Dana BOSP Tahun Anggaran 2026. Materi tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP, Hasyim, S.IP., M.Acc, sebagai bekal penguatan tata kelola pembiayaan pendidikan yang efektif dan akuntabel.
