Peran PemanTIK dalam Transformasi Digital

Yogyakarta – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DIY melaksanakan Rapat Koordinasi Pendamping Pemanfaatan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (PemanTIK) pada Kamis (11/7/24) di Loman Park Hotel, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai unsur, termasuk pendamping PemanTIK dari provinsi, kota, dan kabupaten se-DIY, Ketua MKKS kabupaten, kota, dan provinsi se-DIY, Kapten dan Co-Kapten belajar.id, serta BPMP DIY.

Kepala BPMP DIY, Bambang Hadi Waluya, membuka kegiatan ini secara resmi. Dalam sambutannya, Bambang menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan di era digital. Menurutnya, TIK dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyajikan materi secara lebih menarik dan interaktif, serta mendorong siswa untuk belajar secara mandiri maupun berkolaborasi.

“Pemanfaatan TIK membantu guru untuk menyajikan materi pembelajaran dengan lebih menarik dan interaktif, serta membudayakan siswa untuk belajar secara mandiri maupun berkolaborasi,” ujarnya. Kemdikbudristek, menurut Bambang, telah memfasilitasi satuan pendidikan dengan akun belajar.id dan pemberian bantuan TIK berupa Chromebook.

“Sekolah perlu didorong untuk memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan. Hal ini perlu kolaborasi berbagai unsur, baik BPMP DIY, Dinas Pendidikan, Kapten dan Co-Kapten belajar.id, serta mitra pembangunan,” tambahnya.

Penanggung jawab kegiatan, Wendhie Prayitno, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti Surat Edaran Dirjen PAUD Dikdasmen tentang Percepatan Aktivasi dan Pemanfaatan Akun Akses Layanan Pendidikan, serta Pemanfaatan Bantuan Perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi pada satuan pendidikan penerima bantuan. Maka diperlukan petugas Pendamping Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PemanTIK) di 6 kabupaten/kota/provinsi DIY.

Tujuan dari rakor ini adalah mengonfirmasi pembentukan Pendamping Pemanfaatan TIK (PemanTIK) di setiap kabupaten/kota, mendorong pemerintah daerah untuk berperan penuh dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inovatif, berdaya saing, dan menyenangkan, serta melakukan pemetaan dan pemecahan masalah dalam pemanfaatan TIK dalam pembelajaran bersama PemanTIK daerah dan beberapa pemangku kepentingan terkait.

Narasumber dalam kegiatan ini antara lain Kepala Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan DI Yogyakarta, Rudy Prakanto, yang membawakan materi tentang peran Balai Tekkomdik dalam transformasi digital dalam pembelajaran di sekolah. Selain itu, Sowam Habibi dari Google Indonesia wilayah Jateng DIY membahas peran Google Indonesia dalam transformasi digital pendidikan. Duta Teknologi DI Yogyakarta, Ernawati (Guru SMP Islam Al Azhar 26 Sleman), juga turut berpartisipasi dengan materi sosialisasi PembaTIK dan Kihajar STEM 2024.

Mengakhiri rangkaian kegiatan ini, peserta mengidentifikasi masalah terkait pemanfaatan TIK dan merencanakan program untuk percepatan transformasi digital di kabupaten/kota masing-masing dalam bentuk Rencana Tindak Lanjut (RTL).

Scroll to Top